Prajurit wanita dalam warta

Kamis, 05 Mei 2016

Si Setengah Matang dari Banyumas

Tempe Mendoan

 Basah, berkilau dengan minyak, masih begitu hangat dengan aroma gurih. Makanan khas Banyumas, Mendoan, begitu memikat saat dikunyah, apalagi dengan kondisi masih panas ditemani cabai “cengis”.

Sebagian masyarakat se-Karisidenan Banyumas mengganggap memakan Mendoan adalah keharusan disetiap harinya.


Hampir setiap warung yang menjajakan gorengan tak pernah melewatkan Mendoan sebagai penyempurna dagangan.

Penikmat tempe Mendoan pun tak hanya dari kalangan dewasa tetapi juga dari berbagai kalangan. Pedagang di lingkungan sekolah juga sering menjajakannya.

Meski begitu “buket” sebutan mantap dalam bahasa Banyumas, bahan yang diperlukan untuk membuat mendoan sangatlah mudah, tidak ada bumbu yang neko-neko. Bahannya hanya tempe mendoan, tepung terigu, daun bawang. Bumbunya pun mudah ditemui hanya bawang putih, garam, ketumbar dan kencur kemudian bahan dan bumbu di larutkan dalam air sangat simple. Siapapun dapat mecobanya di rumah
Share:

1 komentar:

Ordered List

Sample Text

Definition List

Theme Support