Prajurit wanita dalam warta

Senin, 02 Mei 2016

Tetap Cantik meski Tanpa “Hidung Petruk”


Gua Petruk dengan Stalaktit dan Stalakmit juga bebatuan yang cantik

Gua Petruk 

Gua Petruk adalah Gua yang terletak di Kebumen, lebih tepatnya di dukuh Mandayana, Desa Candirenggo, kecamatan Ayah, sekitar 4,5 km dari jatijajar menuju kearah selatan.

Saat pertama memasuki mulut gua, kita akan dibuat penasaran. Suasana yang gelap tanpa pencahayaan menyajikan suasana yang misterius dan sedikit mistik, namun itu tak jadi soal, bahkan menjadi tantangan tersendiri yang menarik.

Ketika memilih menyusuri gua, penngunjung membutuhkan tour guide untuk mengnatar berkeliling, sebab taka da satupun bintik cahaya yang menerangi perjalanan.

Namun semua rintangan mampu terbayar dengan keindahan stalaktit dan stalagmite yang menakjubkan. Sebagian di antaranya bahkan membentuk relief yang indah. Seperti bentuk ayam betina, ular, kakek tua dan tentu saja Petruk, seperti nama gua tersebut.

Namun kini batu yang mempunai wujud seperti bentuk hudung Petruk itu tidak lagi terlihat, sebab saat Belanda mejajah Indonesia mereka melakukan penambangan phospat, hidung Petruk yang merupakan lambing dari goa tersebut patah dan kini sudah tak terlihat lagi.Tentu saja hal itu tidak mengurangi keindahan Gua Petruk.

Destinasi wisata ini jadi rekomendasi bagi pecinta tantangan dan pencinta alam lainnya. Gua yang masih perawan ini tetap dijaga keaslian dan kecantikan bebatuannya sehingga bagi pengunjung yang datang tak akan menyesal.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Ordered List

Sample Text

Definition List

Theme Support